Dasar Pemrograman : Mengenal Variable, Konstanta dan Type Data Pada Pemrograman

Dasar – Dasar Pemrograman : Mengenal Variable, Konstanta dan Type Data Pada Pemrograman – Sebelum kamu terjun kedunia pemrograman sebaiknya kamu tahu dan paham mengenai dasar – dasar pemrograman.

Kamu harus paham dengan dasar – dasar pemograman seperti Variable, Konstanta dan type data pada pemgroman. Dasar – dasar pemrograman tersebut berlaku untuk semua jenis pemrograman, Baik Dasar Pemograman PHP, MySQL, C++, Visual Basic, Java, Dan bahsa pemrograman lainnya. Nah berikut materi belajar pemrograman mengenai dasar – dasar Pemrograman :

Mengenal Konsep Dasar Pemrograman

Variabel

Variabel adalah sebuah tempat (Wadah) dimana kamu dapat mengisi atau mengosongkan nilainya dan memanggil kembali apabila dibutuhkan. Setiap variabel mempunyai nama (identifier) dan nilai (value), jika kita asumsikan kedalam kehidupan sehari-hari ibarat gelas yang berisi air, gelas adalah variabelnya dan air adalah valuenya, Perhatikan contoh berikut.

Contoh Nama variabel dan nilai.

username = “joni”
Nama = “Al-Khawarizmi”
Harga = 2500
HargaTotal = 34000

Pada contoh di atas, username, Nama, harga dan HargaTotal adalah nama dari variabel sedangkan “joni”, “Al-Khawarizmi”, 2500
dan 34000 adalah nilai dari masing-masing variabel. Nilai-nilai ini akan tersimpan di dalam nama variabel masing-masing sepanjang tidak kita rubah. Pada sebagian besar bahasa pemrograman, variabel harus dideklarasikan lebih dulu untuk mempermudah compiler bekerja.

Apabila variabel tidak dideklarasikan maka setiap kali compiler bertemu dengan variabel baru pada kode program akan terjadi waktu tunda karena compiler harus membuat variabel baru. Hal ini memperlambat proses kerja compiler. Bahkan pada beberapa bahasa pemrograman, compiler akan menolak untuk melanjutkan proses kompilasi.

Pemberian nama variabel harus mengikuti aturan yang ditetapkan oleh bahasa pemrograman yang kita gunakan. Namun secara umum ada aturan yang berlaku untuk hampir semua bahasa pemrograman.

Aturan-aturan Penggunaan Variabel yaitu:

  1. Nama variabel harus diawali dengan huruf.
  2. Tidak boleh menggunakan spasi pada satu nama variabel. Spasi bisa diganti dengan karakter underscore (_).
  3. Nama variabel tidak boleh mengandung karakter-karakter khusus,
  4. seperti : .,+, -, *, /, <, >, &, (, ) dan lain-lain.
  5. x Nama variabel tidak boleh menggunakan kata-kata kunci d bahasa
  6. pemrograman

Konstanta

Konstanta adalah sebuah variabel yang nilai datanya bersifat tetap dan tidak bisa dirubah. Jadi konstanta merupakan variabel yang berbeda pada nilai yang disimpannya. Penggunaan konstanta dilakukan Jika pada nilai datanya pada saat program berjalan tidak berganti atau berubah-ubah, maka sebuah varibel sebaiknya diperlakukan sebagai konstanta.

Baca Juga :  Pembahasan Struktur Algoritma Percabangan

Pada sebuah kode program, biasanya nilai data dari konstanta diberikan langsung di bagian deklarasi konstanta. Sedangkan untuk variabel biasanya hanya ditentukan nama variabel dan tipe datanya tanpa isian nilai data. Aturan penamaan variabel juga berlaku untuk penamaan konstanta. Demikian juga aturan penetapan tipe data.

Sebagai contoh, jika kita membuat Algoritma pemrograman perhitungan matematik yang menggunakan nilai pi (3.14159) yang mungkin akan muncul dibanyak tempat pada kode program, kita dapat membuat pi sebagai konstanta. Penggunaan konstanta pi akan lebih memudahkan penulisan kode program dibanding harus mengetikkan nilai 3.14159 berulang-ulang. Maka dari itu kamu harus tahu mengenai Dasar Pemrograman.

Tipe Data

Tipe data adalah kelompok data yang dapat dioleh komputer dan memiliki jenis-jenis tertentu. Setiap variabel atau konstanta yang ada dalam kode program, sebaiknya kita tentukan dengan pasti tipe datanya.

Kamu harus paham betul dengan Dasar Pemgromanan tipe data, Ketepatan pemilihan tipe data pada variabel atau konstanta akan sangat menentukan pemakaian sumberdaya komputer (terutama memori komputer). Salah satu tugas penting dan tidak boleh disepelekan seorang programmer adalah memilih tipe data yang sesuai dan tepat untuk menghasilkan program yang efisien dan berkinerja tinggi.

Ada banyak tipe data yang tersedia tergantung jenis bahasa pemrograman yang dipakai. Namun secara umum dapat dikelompokkan seperti pada Gambar :

Pengelompokan Tipe Data Dasar Pemrograman
Pengelompokan Tipe Data

Tipe data primitive

adalah tipe data dasar yang tersedia secara langsung pada suatu bahasa pemrograman. Sedangkan tipe data composite adalah tipe data bentukan yang terdiri dari dua atau lebih tipe data primitive.

Tipe data numeric

Tipe data numeric digunakan pada variabel atau konstanta untuk menyimpan nilai dalam bentuk bilangan atau angka. Semua bahasa pemrograman menyediakan tipe data numeric, hanya berbeda dalam jenis numeric yang diakomodasi.

Berikut adalah beberapa Jenis – Jenis Tipe Data Numeric :

Integer

Jenis Tipe data integer digunakan ketika kamu ingin menyimpan informasi angka (bilangan bulat) dalam variabel, dan bukan bilangan pecahan. Hal ini berarti nilai “8” merupakan nilai integer yang valid.

Float

Tipe data ini digunakan untuk menyimpan informasi angka dengan format pecahan atau angka desimal, Misal penggunaan Angka “65,00” secara teknis merupakan nilai bertipe float, Walau nilai tersebut juga dapat direpresentasikan sebagai nilai “65”.

Contoh penggunaan Type Data Integer dan Float

#include  //dikasih .h
using namespace std; 
int main() { 
 int x; 
 float y, z; 
 x = 12; 
 y = 2.15; 
 z = x * y; 
 cout << "X =" << x << endl; 
 cout << "Y =" << y << endl; 
 cout << "Z =" << z << endl; 
 return 0; } 

Hasil eksekusi Program

Baca Juga :  Latihan dan Kisi - Kisi Soal Tryout UN TKJ 2020 dan Jawabannya

X =12
Y =2.15
Z =25.8

Char

Jenis Type data character merupakan tipe data yang paling banyak digunakan. Tipe data character kadang disebut sebagai char atau string. Tipe data string hanya dapat digunakan ketika menyimpan sebuah teks atau apapun sepanjang berada dalam tanda petik dua (“…”) atau petik tunggal (‘…’). Perhatikan contoh berikut.

Contoh penggunaan Tipe Data Char

#include //dikasih .h
#include //dikasih .h

int main() {
int x;
x = 5;
char huruf = ‘A’;
char* kata = “LAZOID”;
cout << “X = ” << x << endl;
cout << “Isi variabel huruf = ”
<< huruf << endl;
cout << “Isi variabel kata = ” <<
kata << endl;
getch(); }

Hasil eksekusi program X = 5 Isi variabel huruf = A Isi variabel kata = LAZOID Pada contoh ini kita mendeklarasikan variabel x sebagai int (Integer), sedangkan variabel huruf dan kata bertipe data char (character). Perhatikan hasil eksekusi kode program di atas.

Boolean

Tipe data Boolean merupakan jenis tipe data yang digunakan untuk menyimpan nilai True/False (Benar/Salah). Pada sebagian besar bahasa pemrograman nilai selain 0 menunjukkan nilai True atau benar dan 0 melambangkan nilai False atau salah. Tipe data ini banyak digunakan untuk pengambilan keputusan pada struktur percabangan dengan IF … THEN atau IF … THEN … ELSE.

Array

Tipe data Array adalah tipe data yang sudah memiliki struktur dengan baik, meskipun masih keadaan sederhana. Array mampu menyimpan sejumlah data dengan tipe yang sama (homogen) pada sebuah variabel. Setiap lokasi data array diberi nomor indeks yang berfungsi sebagai alamat dari data tersebut.

Record atau Struct

Hampir sama dengan tipe data Array, Record atau Struct adalah jenis tipe data komposit. Record dikenal dalam bahasa Pascal/Delphi sedangkan untuk Struct dikenal dalam bahasa C++. Tipe data ini mampu menampung lebih banyak data dengan tipe data yang berbeda-beda (heterogen).

Sebagai ilustrasi, Tipe data array mampu menampung banyak data namun arrat tidak dapat menggunakan tipe data yang berbeda sehinggamenggunakan satu tipe data yang sama, misalnya integer saja. Sedangkan dalam tipe data record, Kamu bisa menggunakan menampung banyak data dengan tipe data yang berbeda – beda, Biasanya pengguanaan tipe data record digunakan untuk menampung data suatu obyek.

Misalnya, Untuk Menanampung data siswa. Siswa tersebut memiliki nama, alamat, usia, tempat lahir, dan tanggal lahir. Sehingga penggunaan type data sebagai berikut, Nama menggunakan tipe data string, alamat menggunakan tipe data string, usia menggunakan tipe data single (numeric), tempat lahir bertipe data string dan tanggal lahir menggunakan tipe data date.

Baca Juga :  Pembahasan Lengkap Array 1 Dimensi

Image

Image atau gambar merupakan jenis tipe data grafik. Misalnya grafik perkembangan jumlah siswa, foto, video dan lain-lain. Pada bahasa-bahasa pemrograman modern terutama yang berbasis visual tipe data ini telah didukung dengan sangat baik.

Date Time

Nilai data untuk tanggal (Date) dan waktu (Time) secara internal disimpan dalam format yang spesifik. Variabel atau konstanta yang dideklarasikan dengan tipe data Date dapat digunakan untuk menyimpan baik tanggal maupun jam. Tipe data ini masuk dalam kelompok tipe data composite karena merupakan bentukan dari beberapa tipe data. Berikut ini contoh tipe data dalam Visual Basic

Tipe data lain Subrange

Tipe data subrange merupakan jenis tipe data yang bilangannya mempunyai jangkauan nilai tertentu, Sesuai dengan yang ditetapkan oleh programmer. Biasanya tipe data jenis ini mempunyai nilai batas minimum dan nilai batas maksimum. Tipe data ini didukung dengan sangat baik dalam Dasar Pemrograman Delphi.

Enumerasi

Tipe data jenis ini adalah tipe data yang mempunyai elemen-elemen yang harus disebut satu persatu dan bernilai konstanta integer dan sesuai dengan urutannya. Nilai konstanta integer elemen ini harus diwakili oleh suatu nama variable yang telah ditulis di dalam kurung. Tipe data ini juga sering dijumpai pada bahasa pemrogrman Delphi dan bahasa pemrograman deklaratif seperti SQL.

Object

Tipe data object digunakan ketika menyimpan nilai yang berhubungan dengan obyek-obyek yang telah disediakan oleh Visual Basic, Delphi dan dan bahasa pemrograman lain yang berbasis GUI.

Misalnya, Ketika kamu mempunyai form yang memiliki control Command button yang kita beri nama Command1, Kamu dapat mendeklarasikan variabel sebagai berikut : Dim A As CommandButton Set A = Command1 A.Caption = “HEY!!!” A.FontBold = True

Pada contoh ini variabel A dideklarasikan bertipe data Object yaitu CommandButton. Kemudian kamu set variabel A dengan control Command button yang terdapat pada form (Command1). Dengan cara ini kamu akan dapat mengakses seluruh property, method dan event obyek Command1 dengan menggunakan variabel A.

Variant

Tipe data jenis ini hanya ada pada dasar pemrograman Visual Basic. Tipe ini adalah tipe data yang paling fleksibel di antara tipe data yang lain, karena dapat mengakomodasi semua tipe data yang lain seperti telah dijelaskan.

Itulah informasi mengenai dasar pemrogrman yang lengkap dan Mengenal Variable, Konstanta dan Type Data Pada Pemrograman. Kamu juga bisa membaca artikel sebelumnya mengenai Pembahasan Flowchart Lengkap. Semoga Bermanfaat!

Our Reader Score
[Total: 0 Average: 0]

Leave a Comment