Cara Menghitung Subnetting IP Address, Subnet Mask dan Host Dengan Mudah

Cara Menghitung Subnetting IP Menggunakan VLSM dan CIDR

cara Menghitung Subnetting : IP Address, Subnet Mask dan Host Dengan Mudah – Didalam jaringan dibutuhkan pengalamatan IP atau subnetting, Subnetting digunakan untuk Cara menghitung subnetting dan mencari IP Address, Subnet Mask dan Host pada network.

Untuk itulah dilakukan perhitungan subnetting, Berikut Cara Menghitung Subnetting IP Address, Subnet Mask dan Host baik menggunakan VLSM ataupun CIDR dengan mudah yang bisa kamu lakukan. Sebelum itu kenali dahulu apa itu Subnetting.

Apa itu Subnetting?

Apa itu subnetting? Subnetting sendiri merupakan sebuah metode untuk membagi blok pada setiap alamat IP address yang terdiri dari beberapa blok IP address. Kamu bisa analogikan subnetting seperti sebuah jalan atau perumahan.

Jika terlalu banyak rumah dan jalan tentunya menimbulkan keruwetan dan kemacetan maka untuk itulah dibutuhkan pengaturan dengan istilah subnetting pada Networking.

Manfaat Subnetting

Ketika melakukan perhitungan subnetting, Banyak manfaat yang didapatkan dan kenapa kita harus melakukan subnetting ip address. Berikut Manfaat perhitungan Subnetting

  • Mempercepat perputaran data
  • mengefisiensikan penggunaan resource
  • Efisiensi penggunaaan IP Address
  • Mempermudah dalam administrasi jaringan luas, Karena dibagi ke dalam jaringan yang lebih kecil

Metode Hitung Subnetting

Dalam perhitungan subnetting terdiri menjadi dua metode yaitu menghitung subnetting dengan VLSM dan Menghitung subnetting dengan CIDR.

Menghitung subnetting dengan CIDR

CIDR adalah metode yang digunakan untuk mengalokasikan jumlah alamat ip address yang terdapat pada blok tertentu. Seperti contoh 192.168.0.0/24, merupakan CIDR adalah “/24” sering disebut dengan notasi.

Baca Juga :  Cara Penulisan Algoritma

Menghitung Subnetting dengan VLSM

VLSM (Variable Length Subnet Mask) adalah melimitasi penggunaan jumlah ip yang terbuang dengan memberikan suatu Network Address lebih dari satu subnet mask,

Cara dan Rumus Menghitung Subnetting IP Address

Sebelum kamu belajar cara menghitung subnetting ip address baik menggunakan metode CIDR, sebaiknya ketahui terlebih dahulu mengenai penggunaan subnet mask dan CIDR pada tabel dibawah ini.

Subnet MaskNilai CIDR
255.128.0.0/9
255.192.0.0/10
255.224.0.0/11
255.240.0.0/12
255.248.0.0/13
255.252.0.0/14
255.254.0.0/15
255.255.0.0/16
255.255.128.0/17
255.255.192.0/18
255.255.224.0/19
Subnet MaskNilai CIDR
255.255.240.0/20
255.255.248.0/21
255.255.252.0/22
255.255.254.0/23
255.255.255.0/24
255.255.255.128/25
255.255.255.192/26
255.255.255.224/27
255.255.255.240/28
255.255.255.248/29
255.255.255.252/30

Cara dan Rumus Menghitung Subnetting CIDR

Dalam perhitungan subnetting akan berkisar di empat masalah: yaitu pada Jumlah Subnet, Jumlah Host per Subnet, Blok Subnet, dan Alamat Host- Broadcast.

Menghitung Subneeting pada IP Address Kelas C

Contoh Perhitungan :

Subnetting seperti apa yang terjadi dengan sebuah NETWORK ADDRESS 192.10.10.0/26 ?

Sesuai contoh diatas 192.168.100.0 masuk pada kelas C dengan nilai CIDR /26 berarti 11111111.11111111.11111111.11000000 dan subnet mask 255.255.255.192.

Sesuai yang diatas dalam perhitungan subnetting menyangkut pada Jumlah Subnet, Jumlah Host per Subnet, Blok Subnet, dan Alamat Host- Broadcast. Kamu bisa melakukan perhitungan subnetting dengan urutan :

  1. Jumlah Subnet = 2x, dimana x merukan jumlah binari 1 pada oktet terakhir. Jadi Jumlah Subnet adalah 22 = 4 subnet
  2. Jumlah Host per Subnet = 2y – 2, dimana y banyaknya binari 0 pada oktet terakhir subnet. Jadi jumlah host per subnet adalah 26 – 2 = 62 host
  3. Blok Subnet = 256 – 192 (nilai oktet terakhir subnet mask) = 64. Subnet berikutnya adalah 64 + 64 = 128, dan 128+64=192. Jadi subnet lengkapnya adalah 0, 64, 128, 192.
  4. Untuk Host Broadcast bisa lihat tabel dibawah ini :
Baca Juga :  Pembahasan Struktur Algoritma Percabangan
Menghitung Subnetting CIDR

Untuk Menghitung Subneeting pada IP Address Kelas A Maupun Menghitung Subneeting pada IP Address Kelas B sama saja rumus dan cara perhitungannya.

Cara Menghitung Subnetting VLSM

Tidak jauh berbeda dengan menghitung subnetting dengan menggunakan CIDR. Menghitung subnetting menggunakan VLSM pun hampir sama, Sebelum itu ketahui dahulu tabel dibawah ini :

Cara menghitung Subnetting VLSM
Cara menghitung Subnetting VLSM

Langsung saja menuju contoh kasus dan cara pehitungan subnettingnya :

Sebuah Perusahaan membangun sebuah jaringan dengan jumlah Ruang utama 1000 host, Ruang Kedua 500 host, Ruang ketiga 100 host, Ruang Server 2 host. Dengan alamat jaringan 172.16.0.0/16

Jawaban Pemecahan Kasus :

1. Perhitungan VLSM pada Ruang Utama 1000 host

Dibutuhkan 1000 host untuk ruang utama, Dari data tabel diatas yang sesuai dengan jumlah host yang dibutuhkan maka menggunakan 2^10 = 1024  dan menggunakan subnet mask 255.255.252.0.

Untuk mencari nilai ip range Maka seperti dibawah ini :
255.255.255.255
255.255.252.    0   _
    0.    0.    3.255

Untuk mencari IP broadcastnya :

172. 16.  0.    0
    0.   0.  3.255  +
172. 16.  3.255

Didapakan data Pada ruang utama seperti dibawah ini :

Network         : 172.16.0.0/22
IP Pertama    : 172.16.0.1
IP Terakhir    : 172.16.3.254
IP Broadcast : 172.16.3.255
Subnet Mask : 255.255.252.0

Untuk perhitungan subnetting ruang kedua dan seterusnya kamu coba kerjakan sendiri. Untuk cara menghitung subnetting nya bisa kamu lihat diatas. Tulis hasil kerja kamu di kolom komentar

Our Reader Score
[Total: 1 Average: 3]

Leave a Comment